| ..:: MAIN MENU ::.. |
| Author Guidelines |
| Focus and Scope |
| Publication Ethic |
| Peer Review Process |
| Open Access Policy |
| Privacy Statement |
| Scientific Statement |
| Statistics |
| Publications Fee |
| Plagiarism |
| Reviewers |
Etika Publikasi
Etika publikasi adalah pilar utama integritas dan kredibilitas sebuah jurnal ilmiah. Untuk " Teologis: Jurnal Agama dan Pemikiran," etika publikasi mencakup serangkaian prinsip dan standar yang harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat: penulis, editor, dan reviewer. Tujuannya adalah memastikan transparansi, keadilan, objektivitas, dan akuntabilitas dalam seluruh proses publikasi.
Etika Publikasi untuk Teologis: Jurnal Agama dan Pemikiran
1. Etika bagi Penulis
Penulis memegang tanggung jawab pertama dalam menjaga integritas akademik.
- Orisinalitas dan Plagiarisme:
- Orisinalitas: Manuskrip yang diajukan harus merupakan karya asli penulis dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya di jurnal lain, baik sebagian maupun seluruhnya, dalam bahasa apa pun.
- Plagiarisme: Dilarang keras. Penulis harus memastikan bahwa semua karya atau ide dari orang lain yang digunakan dalam manuskrip telah diakui dengan benar melalui sitasi dan daftar pustaka yang akurat. Ini termasuk kutipan langsung, parafrase, atau ringkasan ide. Setiap bentuk penjiplakan, baik disengaja maupun tidak disengaja, akan berakibat pada penolakan naskah dan kemungkinan masuk daftar hitam.
- Self-Plagiarism: Menggunakan kembali teks signifikan dari karya sendiri yang sudah diterbitkan tanpa atribusi atau izin yang tepat juga tidak diperbolehkan.
- Pengajuan Ganda (Duplikasi):
- Penulis tidak boleh mengajukan manuskrip yang sama secara bersamaan ke lebih dari satu jurnal. Mengajukan ulang manuskrip yang sudah ditolak oleh jurnal lain harus diinformasikan kepada editor, dan penulis harus menjelaskan bahwa naskah telah direvisi secara signifikan.
- Atribusi dan Kepengarangan:
- Penulis yang Berkontribusi: Semua individu yang telah memberikan kontribusi substantif pada konsepsi, desain, pelaksanaan, analisis, atau interpretasi penelitian harus tercantum sebagai penulis bersama.
- Pertanggungjawaban: Semua penulis yang tercantum harus menyetujui versi final manuskrip dan bertanggung jawab atas semua aspek pekerjaan, memastikan bahwa pertanyaan terkait keakuratan atau integritas bagian mana pun dari karya tersebut diselidiki dan diselesaikan dengan tepat.
- Ucapan Terima Kasih: Pihak yang telah memberikan dukungan (misalnya, dukungan keuangan, bantuan teknis, penulisan atau pengeditan bahasa) tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan, harus diakui dalam bagian ucapan terima kasih.
- Pengungkapan Konflik Kepentingan:
- Penulis harus mengungkapkan setiap potensi konflik kepentingan finansial atau hubungan lain yang dapat memengaruhi hasil atau interpretasi manuskrip mereka. Contohnya termasuk dukungan finansial dari organisasi tertentu, hubungan keanggotaan, atau posisi dalam lembaga yang terkait dengan topik penelitian.
- Akses Data dan Retensi:
- Jika diminta, penulis harus siap untuk memberikan data mentah yang relevan dengan naskah mereka untuk tinjauan editorial, asalkan kerahasiaan subjek penelitian tetap terjaga. Penulis juga diharapkan menyimpan data tersebut selama periode waktu yang wajar setelah publikasi.
- Koreksi dan Penarikan:
- Jika penulis menemukan kesalahan signifikan atau ketidakakuratan dalam karya mereka yang sudah diterbitkan, mereka memiliki kewajiban untuk segera memberitahu editor jurnal dan bekerja sama untuk menarik atau mengoreksi naskah tersebut.
2. Etika bagi Editor
Editor bertanggung jawab penuh atas keputusan publikasi dan harus bertindak secara objektif dan adil.
- Keadilan dan Objektivitas:
- Editor harus mengevaluasi manuskrip berdasarkan konten intelektualnya tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filosofi politik penulis.
- Keputusan editorial harus didasarkan pada signifikansi, orisinalitas, validitas, relevansi dengan ruang lingkup jurnal, dan kejelasan penulisan.
- Kerahasiaan:
- Editor dan staf editorial tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun tentang manuskrip yang diajukan kepada siapa pun selain penulis, reviewer, dan editor lain yang sesuai.
- Konflik Kepentingan:
- Editor tidak boleh menggunakan informasi yang tidak dipublikasikan dalam manuskrip yang diajukan untuk kepentingan pribadi mereka sendiri.
- Editor harus menolak mempertimbangkan manuskrip di mana mereka memiliki konflik kepentingan yang timbul dari hubungan kompetitif, kolaboratif, atau lainnya dengan penulis, perusahaan, atau institusi yang terkait dengan manuskrip tersebut.
- Proses Peer Review:
- Editor bertanggung jawab untuk memastikan proses peer review yang adil, anonim (double-blind), dan tepat waktu.
- Mereka harus memilih reviewer yang memiliki keahlian relevan dan bebas dari konflik kepentingan.
- Penanganan Aduan:
- Editor harus mengambil langkah responsif dan etis ketika keluhan etis tentang manuskrip atau karya yang diterbitkan diajukan.
3. Etika bagi Reviewer
Reviewer adalah jantung dari proses peer review dan memiliki peran penting dalam memastikan kualitas dan integritas.
- Kontribusi terhadap Keputusan Editorial:
- Reviewer membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan juga dapat membantu penulis meningkatkan kualitas manuskrip mereka melalui umpan balik yang konstruktif.
- Ketepatan Waktu:
- Reviewer yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau penelitian dalam manuskrip atau mengetahui bahwa mereka tidak dapat menyelesaikan tinjauan tepat waktu harus memberitahu editor dan mengundurkan diri dari proses peninjauan.
- Kerahasiaan:
- Setiap manuskrip yang diterima untuk ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Manuskrip tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali jika diizinkan oleh editor.
- Objektivitas dan Konstruktif:
- Ulasan harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi terhadap penulis tidak pantas. Reviewer harus mengungkapkan pandangan mereka dengan jelas, didukung oleh argumen yang kuat.
- Pengakuan Sumber:
- Reviewer harus mengidentifikasi karya-karya yang relevan yang belum dikutip oleh penulis. Reviewer juga harus mewaspadai kesamaan substansial atau tumpang tindih antara manuskrip yang sedang ditinjau dan karya lain yang telah diterbitkan yang mereka ketahui.
- Konflik Kepentingan:
- Reviewer tidak boleh meninjau manuskrip di mana mereka memiliki konflik kepentingan yang timbul dari hubungan kompetitif, kolaboratif, atau lainnya dengan salah satu penulis, perusahaan, atau institusi yang terkait dengan manuskrip tersebut.
Dengan mematuhi prinsip-prinsip etika publikasi ini, "Teologis: Jurnal Agama dan Pemikiran" berupaya keras untuk menjaga standar ilmiah tertinggi dan membangun kepercayaan dalam komunitas akademik teologi dan studi agama. Ini adalah komitmen bersama untuk menghasilkan penelitian yang kredibel, orisinal, dan bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pemikiran.




